Penataan Kawasan Kumuh dengan Pendekatan Arsitektur Hijau di Kecamatan Rappocini Kota Makassar
Keywords:
Menganalisa Kumuh; Pendekatan Arsitektur Hijau; Penanganan Kumuh; Keterlibatan PemerintahAbstract
Penulis mengadakan penelitian di Kecamatan Rappocini Kota Makassar dengan judul Penataan kawasan kumuh dengan pendekatan Arsitektur Hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa penataan kawasan kumuh dengan pendekatan arsitektur hijau di kelurahan Rappocini kota Makassar.Metode yang digunakan adalah Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif, yaitu menjelaskan hubungan antar variabel, menguji teori, melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti. Jenis penelitian kualitatif memiliki sifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Pembahasan dan hasil adalah di kecamatan Rappocini, khususnya di lokasi penelitian sebagai contoh (sampel) memerlukan penanganan yang lebih, selain karena termasuk dalam kategori kumuh berat, lokasi tersebut mempunyai potensi-potensi yang bagus untuk di kembangkan. Adaptive Collaborative salah satu slogan pemerintah kota Makassar saat ini, memang di perlukan kerjasama dari berbagai pihak terutama dari pihak pemerintah sebagai penentu kebijakan, swasta, dan terutama masyarakat di perlukan kesadarannya untuk hidup lebih baik, bukan hanya untuk diri sendiri maupun golongan tetapi untuk kepentingan seluruh masyarakat di seluruh kota Makassar.Kesimpulan di kecamatan Rappocini, khususnya di lokasi penelitian sebagai contoh (sampel) memerlukan penanganan yang lebih, selain karena termasuk dalam kategori kumuh berat, lokasi tersebut mempunyai potensi – potensi yang bagus untuk di kembangkan.
References
Ashihara, Yoshinobu, 1986. Perancangan Eksterior dalam Arsitektur.
Afifah dkk, 2018. Penerapan Konsep Arsitektur Hijau pada Bangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Herbal di Lembang Bandung.
Badan Pusat Statistik Kota Makassar, 2020. Kecamatan Rappocini Dalam Angka 2020.
Badan Pusat Statistik Kota Makassar, 2020. Makassar Dalam Angka 2020.
Badan Pusat Statistik, 2020. Indikator Perumahan dan Kesehatan Lingkungan 2020.
Brenda & Robert Vale. 1991. Green Architecture Design for Sustainable Future. Thames & Hudson. London.Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar. Data Base Ruang Tebuka Hijau Kota Makassar Tahun 2018 https://integrasidata.id/.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Data Base Kawasan Kumuh Kota Makassar 2021, https://www.arcgis.com.
D.K Ching, Francis, 1993. Arsitektur: Bentuk Ruang dan Tatanan (edisi kedua). Erlangga. Jakarta.
Dirjen Cipta Karya, 2016. Petunjuk Pelaksanaan Program Kotaku Tingkat Kabupaten/Kota.
Hamidah, Noor & Santoso Mahdi, 2019. Arsitektur Kota, Perancangan Kota dan Ruang Terbuka Hijau.
Kementerian Permukiman dan Prasaran Wilayah.Keputusan Menteri (Kepmen) permukiman dan prasarana wilayah No. 403 / KPTS / M / 2002 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat / RS Sehat.
Kementerian Pekerjaan Umum. Peraturan Menteri PU No. 06/PRT/M/2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan.
Kementerian Pekerjaan Umum. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 02/PRT/M/2015 tentang bangunan Gedung Hijau.
Kementerian Pekerjaan Umum. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.
Mulyandari, Hestin, 2010. Pengantar Arsitektur Kota.
Neufert, Ernst, 1992. Data Arsitek Edisi Kedua Jilid 1. Erlangga. Jakarta.
Neufert, Ernst, 1992. Data Arsitek Edisi Kedua Jilid 2. Erlangga. Jakarta.
Neufert, Ernst, 1992. Data Arsitek Edisi Kedua Jilid 3. Erlangga. Jakarta.
Pemerintah Kota Makassar, Peraturan Daerah No.04 Tahun 2015 tentang RTRW Kota Makassar Tahun 2015 – 2034.
Pemerintah Kota Makassar, Surat Keputusan Walikota Makasar No 826/653.2/Tahun 2018 tentang Revisi dan Verifikasi lokasi permukiman kumuh kota Makassar tahun anggaran 2018.
Pemerintah Kota Makassar, Surat Keputusan Walikota Makasar No 050. 05/1341/ Kep/05/2014 Tentang Penetapan Lokasi Kumuh Kota Makassar Tahun Anggaran 2014.
Perkim.id., Perumahan dan kawasan Permukiman. 2020. Strategi Penataan Kawasan Permukiman Kumuh dengan Konsep Collective Housing.
Perkim.id., Kawasan-kumuh/kriteria-indikator-dan-klasifikasi-penentuan-kategori-kumuh/
Rusadi dkk, 2020. Kajian Konsep Arsitektur Hijau pada Bangunan Museum Geologi.Studi Kasus : Museum Geologi Bandung.
Risyda dkk, 2018. Penerapan Konsep Arsitektur Hijau pada Bangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Herbal di Lebang Bandung.
Rauf, Syaruddin, Peta Kecamatan Rappocini, tahun 2019, https://syafraufgisqu.wordpress.com/
www.klikhijau.com. Nipah Mall, Memanen Hal Baik dari Penerapan ‘Green Building’.
Rusadi dkk, 2020. Kajian Penerapan Konsep Arsitektur Hijau pada Bangunan Museum Geologi.Studi kasus: Museum Fossa Magna Jepang.
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, https://id.wikipedia.org/wiki/Kawasan_kumuh.
Sangkertadi, 2012. Kenyamanan Termis di Ruang Luar Beriklim Tropis Lembab.
David Butler and Jhon W. Davies, Urban Drainage-Second Edition.
Materi-materi perkuliahan selama penulis kuliah di Universitas Pepabri Makassar 1919-2022.
Hasil aplikasi lapangan penulis pada beberapa bangunan.





